Penambang Uang Kripto Chia Coin, bikin hardisk langka dan mahal

Ilustrasi komponen hard disk

Ilustrasi komponen hard disk

Penambang kripto (cryptominers) dikatakan sebagai salah satu faktor yang berkontribusi terhadap kelangkaan unit pemrosesan grafik saham (GPU) di pasaran dan harganya yang tinggi. Ini karena operasi penambangan memerlukan penggunaan GPU yang cukup kuat.

Tidak hanya GPU saja, tetapi juga media penyimpanan part stock alias penyimpanan (HDD / SSD) diperkirakan akan semakin langka akibat aktivitas penambangan mata uang kripto. Kenapa bisa?

Ini karena ditemukannya cryptocurrency baru bernama “Chia” yang dapat dikumpulkan menggunakan ruang penyimpanan yang tersedia.

Menurut Bram Cohen, pemrakarsa, pengguna dapat menetapkan sebagian dari ruang penyimpanan yang tidak terpakai sebagai “tempat” untuk penambangan Chia.

Misalnya, jika pengguna memiliki SSD 1 TB, mereka dapat menetapkan 500 GB ke koleksi Chia melalui perangkat lunak khusus.

Ruang penyimpanan 500 GB tidak dapat digunakan untuk menyimpan gambar, video, atau media lain dalam keadaan ini.

Setelah proses penambangan selesai, ruang yang digunakan untuk memanen Chia dapat digunakan kembali untuk tujuan utamanya menyimpan berbagai data.

Karena penambangan Chia tidak menggunakan GPU, ini diyakini menggunakan lebih sedikit energi dan lebih ramah lingkungan.

Western Digital My Passport Solid State Drive Western Digital akan diluncurkan di Indonesia pada November 2017 dengan kapasitas mulai 256 GB.

Apakah biaya hard disk drive dan solid state drive meningkat?

Sebagai informasi, Chia tidak banyak tersedia atau langsung dibeli oleh pengguna saat ini.

Namun, beberapa pengguna dikatakan berniat membeli komponen ini untuk mengantisipasi Chia membuat HDD / SSD langka.

Hal ini dilaporkan terjadi di Hong Kong, di mana salah satu outlet media lokal, HKEPC, telah mengonfirmasi bahwa penjualan penyimpanan dengan kapasitas mulai dari 4TB hingga 8TB telah meningkat secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Jika tren ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin storage akan menjadi langka, mirip dengan GPU, dan otomatis harganya akan naik.

Memang, HKEPC mengantisipasi kenaikan harga antara 200 dolar Hong Kong (sekitar Rp 370.000) dan 600 dolar Hong Kong (sekitar Rp. 1,1 juta).

Selain itu, Jiahe Jinwei, produsen media penyimpanan China, mengakui bahwa inventaris SSD NVMe mereka dengan kapasitas 1 TB dan 2 TB telah habis.

Jinwei kemudian bermaksud untuk melarang para penambang ini memperoleh komponen penyimpanan tingkat konsumen.

Triknya adalah membuat SSD khusus untuk penambang, mirip dengan produk Nvidia CMP (Cryptocurrency Mining Processor).

Exit mobile version